Kippersluis Percaya Untuk Mendorong Ketajaman Dan Maju Bersama Ezechiel

Ketajaman Ezechiel N’Douassel di babak pertama League 1 2019, turun tajam. Pelatih menganalisis tim dan setuju bahwa ia kehilangan duet tim seperti layanan Joni Bauman musim lalu (2018).

Kevin Van Kippersluis membawa pelatih Robert Rene Alberts ke putaran kedua Liga 1 untuk menemani Eze. Dia tetap begadang sebagai sepasang duet Eze untuk mendapatkan kembali julukan ‘RAJA’ menjadi pembom yang menakutkan.

CV Kevin cukup menjanjikan, bermain musim lalu (2018-2019) di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda bersama FC Cambuur ia menjadi pencetak gol terbanyak klub dengan 10 gol plus 6 assist.

Pemain berusia 26 tahun itu juga diberi pekerjaan rumah untuk melihat bagaimana Ezechiel bermain melalui rekaman video. Dia yakin dia bisa menjadi mitra yang baik bagi Eze untuk bermain bersama dengan baik dan memberikan kemenangan bagi Persib.

“Ya saya telah melihat video duet saya di garis depan dan saya yakin saya bisa bermain bersama dengan baik. Dia kuat, saya juga bisa bergerak di sekelilingnya,” kata Van Kippersluis.

Ia berharap, bertandem dengan Eze di lini depan dapat mencetak banyak gol dan mendongkrak posisi Persib di klasemen. “Kami bisa bermain bersama dengan baik dan berharap di masa depan bisa mencetak banyak gol bersama,” harapnya.

Dia juga berharap memiliki banyak tujuan di tahun pertamanya di Indonesia. Tentunya Anda akan senang jika Anda mampu memenuhi dahaga Bobotoh untuk menang. “Ya, saya harap begitu (bisa ada banyak gol). Jika itu bisa diwujudkan, saya akan sangat senang,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *