Robert berharap Bobotoh tidak membalas Arema

Meski tim Persib mengalami perlakuan tidak nyaman oleh sekelompok suporter Arema FC di Malang, Robert Alberts pelatih Persib meminta agar suporter Persib di Bandung atau Bobotoh tidak membalas saat Arema FC gantian bertandang ke Bandung putaran kedua.

“Saya pikir orang-orang di Bandung, Bobotoh harus mengerti apa yang terjadi dengan tim di Malang. Tidak boleh balas dendam. Tapi harus pastikan bahwa hal ini tidak akan terjadi di mana pun lagi,” kata Robert.

Seperti diketahui bahwa Persib mengalami insiden sebelum bertanding. Mendapat teror petasan jenis roket oleh sekelompok suporter yang diarahkan langsung kepada bus pemain usai jalani latihan resmi di Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga : Penjelasan Robert Memahami Pemain Yang Terjungkal di Malang

Tidak sampai di situ, sekelompok suporter lainnya mendatangi hotel tempat tim Persib menginap dini hari. Membangunkan pemain dengan bunyi petasan dan kembang api hingga tim sulit untuk beristirahat dengan baik. Pihak Kepolisian sedang tidak berada di lokasi dan langsung datang ke tempat keriuhan terjadi setelah mendengar adanya laporan yang menjelaskan tentang situasi yang telah terjadi disana.

Himbauan Robert untuk Bobotoh

Robert berharap Bobotoh bisa menyambut dengan baik tim Arema FC atau klub lainnya saat bertandang ke Bandung. Bobotoh harus menunjukkan bahwa Persib bisa menang tanpa adanya intimidasi yang diarahkan langsung kepada tim lawan secara berlebihan.

“Saya harap Bobotoh dan pendukung real Persib lainnya bisa menyambut Arema ketika datang ke sini (Bandung) dengan baik, tunjukkan bahwa kita tidak perlu lakukan cara yang sama untuk menang,” himbaunya.

“Kita akan menang sebagaimana tim memenangkannya di pertandingan, karena kita akan mempersiapkan itu dengan baik. Bobotoh harus menjamu semua tim di Bandung dengan sukacita karena ini adalah sepakbola,” ujar Robert.

1 thought on “Robert berharap Bobotoh tidak membalas Arema

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *